SCRUM Framework
Penjelasan SCRUM Framework - Basic
Scrum adalah framework dalam metodologi Agile yang membantu tim mengembangkan produk secara bertahap melalui siklus kerja singkat yang disebut Sprint. Scrum menekankan kolaborasi tim, transparansi, adaptasi terhadap perubahan, serta continuous improvement melalui proses seperti Sprint Planning, Daily Scrum, Sprint Review, dan Sprint Retrospective. Dengan pendekatan ini, tim dapat menentukan prioritas dari Product Backlog, memonitor progres, merespons feedback dengan cepat, dan menghasilkan value secara konsisten pada setiap Sprint.
- Peran
- Scrum - Penjelasan Awal
- Kategori
- SCRUM Framework
- Periode
- 2022
Catatan video
Detail deskripsi
Scrum adalah framework Agile yang digunakan untuk membantu tim mengelola pengembangan produk secara terstruktur, fleksibel, dan berorientasi pada hasil. Scrum memungkinkan pekerjaan kompleks dipecah menjadi siklus pendek yang disebut Sprint, sehingga tim dapat menentukan prioritas, memonitor progres, menerima feedback, dan melakukan improvement secara berkala.
Dalam penerapannya, Scrum Team terdiri dari Product Owner yang menentukan prioritas dan value produk, Scrum Master yang memastikan proses Scrum berjalan efektif serta membantu menghilangkan hambatan, dan Developers sebagai tim lintas fungsi yang bertanggung jawab menghasilkan product increment. Setup ini membuat setiap anggota memiliki tanggung jawab yang jelas sekaligus tetap bekerja secara kolaboratif untuk mencapai Sprint Goal dan memberikan value kepada pengguna.
Dalam Scrum, Scrum Team terdiri dari tiga peran utama: Product Owner bertanggung jawab menentukan product vision, mengelola dan memprioritaskan Product Backlog, menyusun kebutuhan atau User Story, menentukan acceptance criteria, serta memastikan pekerjaan yang dilakukan memberikan value bagi bisnis dan pengguna.
Scrum Master bertanggung jawab memastikan prinsip dan proses Scrum diterapkan dengan baik, memfasilitasi Sprint Planning, Daily Scrum, Sprint Review, dan Retrospective, serta membantu tim mengidentifikasi dan menyelesaikan hambatan (impediments). Sementara itu,
Developers merupakan tim lintas fungsi yang dapat terdiri dari UI/UX Designer, Frontend Developer, Backend Developer, Mobile Developer, QA/Tester, DevOps, maupun technical specialist lainnya sesuai kebutuhan produk.
Mereka bertanggung jawab melakukan estimasi pekerjaan, merancang solusi, melakukan development dan testing, menjaga kualitas produk, serta menghasilkan Product Increment yang memenuhi Definition of Done pada setiap Sprint. Seluruh Scrum Team bekerja secara kolaboratif untuk mencapai Sprint Goal dan menghasilkan produk yang terus berkembang berdasarkan kebutuhan serta feedback pengguna.
Ruang diskusi
Bagikan pendapat atau pertanyaan Anda. Komentar ditinjau sebelum ditampilkan. Nama Anda akan tampil bersama komentar.